Monday, August 10, 2026

Pembukaan Perkemahan HUT Pramuka ke-65 di Desa Labuan, Moutong: Semangat Pramuka Menuju Generasi Emas 2045

MOUTONG, 10 Agustus 2026 — Semangat kepramukaan mulai terasa di Desa Labuan, Kecamatan Moutong, saat Perkemahan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka ke-65 Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin, 10 Agustus 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Moutong ini berlangsung di lokasi Eks MTQ yang kini digunakan sebagai Lapangan Batalyon 918/MM, Desa Labuan, Kecamatan Moutong. Perkemahan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, 10–14 Agustus 2026.

Menyatukan Semangat Pramuka dari Berbagai Gugus Depan

Perkemahan ini menjadi momentum untuk mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kwartir Ranting Moutong. Peserta berasal dari jenjang SD/sederajat, SMP/sederajat hingga SMA/sederajat, dengan sasaran utama mengembangkan keterampilan, karakter, kepemimpinan, sportivitas, serta semangat persaudaraan.

Perkemahan dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan berkumpul di alam terbuka. Pramuka ditempatkan sebagai wadah pendidikan karakter yang mendorong peserta untuk meningkatkan mental dan kepercayaan diri, menghayati Trisatya dan Dasa Darma, serta menumbuhkan kejujuran, keadilan, kerelaan berkorban, persatuan, dan persaudaraan.

Mengusung Semangat Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan HUT Pramuka ke-65 tahun ini mengangkat tema nasional:

“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Sementara itu, tema kegiatan perkemahan adalah:

“Bersama Pramuka Wujudkan Generasi Emas 2045.”

Tema tersebut memberikan pesan bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan generasi muda yang memiliki karakter, kemandirian, kepedulian sosial, serta kesiapan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Motto yang digunakan dalam kegiatan ini adalah “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, dengan prinsip kegiatan Disiplin, Rajin, dan Terampil.

Bukan Sekadar Berkemah, tetapi Belajar dan Berkarya

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mengikuti aktivitas perkemahan. Panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan yang menggabungkan unsur keterampilan kepramukaan, seni, olahraga, keagamaan, dan pembentukan karakter.

Sejumlah lomba kepramukaan yang dipersiapkan antara lain:

  • Peraturan Baris-Berbaris (PBB)
  • Pionering pembuatan tiang bendera
  • Morse
  • Semaphore
  • Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
  • Sandi Kotak

Selain itu terdapat kegiatan paduan suara dan vokal grup, lomba atletik bagi siswa SD dan SMP sederajat, serta kegiatan keagamaan berupa sambung ayat Juz 30. Pada malam tertentu, peserta juga akan mengikuti api unggun dan renungan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Rangkaian tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar bekerja sama dalam regu.

Membangun Karakter Melalui Pengalaman Nyata

Salah satu kekuatan kegiatan perkemahan adalah pengalaman belajar yang diperoleh peserta secara langsung. Hidup bersama dalam suasana perkemahan mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan beradaptasi.

Peserta juga diwajibkan menjaga kebersihan area perkemahan, mengikuti seluruh kegiatan yang telah dijadwalkan, menjaga ketertiban dan keamanan, serta menjunjung tinggi nilai Satya dan Darma Pramuka.

Dengan demikian, setiap kegiatan yang dilakukan di bumi perkemahan diharapkan menjadi pengalaman pendidikan yang dapat dibawa peserta kembali ke sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

Desa Labuan Menjadi Titik Pertemuan Generasi Pramuka Moutong

Dipilihnya lokasi Eks MTQ yang kini digunakan sebagai Lapangan Batalyon 918/MM di Desa Labuan sebagai lokasi kegiatan memberikan ruang yang cukup bagi pelaksanaan perkemahan, perlombaan, upacara, dan berbagai aktivitas peserta.

Kegiatan berlangsung selama 10–14 Agustus 2026, dengan rangkaian acara yang mencakup pembukaan, perlombaan, kegiatan seni dan keagamaan, olahraga, api unggun dan renungan, hingga penutupan.

Keberadaan peserta dari berbagai sekolah di wilayah Moutong juga menjadikan perkemahan ini sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi antargenerasi muda dan antarsatuan pendidikan.

Momentum Menanamkan Nilai Pramuka Sejak Dini

Lebih dari sekadar memperingati hari jadi organisasi, HUT Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan pengalaman nyata.

Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, generasi muda membutuhkan ruang untuk belajar disiplin, bekerja sama, memecahkan masalah, berkomunikasi, memimpin, sekaligus menghargai orang lain.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari tujuan kegiatan Perkemahan HUT Pramuka ke-65 di Moutong, yaitu meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, melatih keterampilan hidup dan kepramukaan, menanamkan nilai Pancasila dan cinta tanah air, serta memperkenalkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat.

Menuju Generasi Emas 2045

Pembukaan perkemahan di Desa Labuan menjadi awal dari perjalanan lima hari yang sarat dengan pembelajaran dan pengalaman.

Dari lapangan, tenda, perlombaan, hingga api unggun, setiap aktivitas menjadi bagian dari proses membentuk generasi muda yang disiplin, terampil, percaya diri, sportif, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh dari Perkemahan HUT Pramuka ke-65 Tahun 2026 Kwartir Ranting Moutong.

Bersama Pramuka, belajar hari ini, berkarya untuk negeri, dan menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Salam Pramuka! ⚜️

0 komentar: